Senin, 26 Desember 2016

Peringatan 12 Tahun Tsunami Aceh






(Ilustrasi/ 26 Desember 2004)

26 Desember 2004. merupakan Alarm sejarah bagi masyarakat Aceh. mengenang peristiwa 12 tahun silam yang begitu melekat di hati. kejadian yang banyak merenggut korban jiwa, bahkan tidak terhitung kerugian material maupun non materialnya. kisah pilu yang merobek hati itu masih terasa hingga kini. Jutaan ribu jiwa yang berserakan, kerusakan material dan non material yang porak-poranda, bahkan jeritan malang gadis kecil  masih kental terpantul di memori mereka. 
ACEH BERDUKA itulah sepenggal kata dari lisan Dunia. 


Musibah nyata itu tidak dapat dipungkiri kehadirannya. namun menjadi pelajaran penting untuk setiap jiwa yang bernyawa. meyakini akan kebesaran ALLAH SWT. dan terus bersabar serta mengikhlaskan setiap cobaan yang diberikannya. karena Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hambanya.

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَاْنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَه عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا‌‌ۚرَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِه‌ ۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلٰنَا فَانصُرْنَا عَلَىالْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya : “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya. Baginya ganjaran untuk apa yang diusahakannya, dan ia akan mendapat siksaan untuk apa yang diusahakannya. Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti Engkau telah bebankan atas orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau membebani kami apa yang kami tidak kuat menanggungnya; dan ma’afkanlah kami dan ampunilah kami serta kasihanilah kami kerana Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (Al Baqarah : 287).
(Banda Aceh- Kawasan Kuburan Massal Ulee Lheu/26 Desember 2016)

Pagi Ini, 26 Desember 2016, pukul 07.30 WIB masyarakat Aceh kembali menghentikan segala aktifitasnya. merek berbondong-bondong menuju masjid dan kuburan massal Ulee Lheu untuk melakukan Doa dan ziarah bersama. kembali bercengkrama dengan sanak saudara yang telah syahid 12 tahun silam.berbagai Doa dan shalawat pun dilantunkan. akantetapi, seketika suasana menjadi hening, saat seorang ust. memimpin Doa dan harapan kepada sang Ilahi Rabbi. Para masyarakat yang hadir kembali menarik ulur kejadian itu. Isak tangis terdengar jelas. Doa dan Harapan terus keluar dari lisan mereka, Seakan hati ini menitipkan kerinduan yang mendalam kepada para syuhada.


(Banda Aceh- Kawasan Kuburan Massal Ulee Lheu/26 Desember 2016)

Setiap adegan pilu yang memeras air mata telah tergambarkan lagi. Beberapa individu dan kelompok masyarakat lainnya juga mengambil posisi di depan batu nisan kuburan massal sambil membacakan yasin dan doa untuk para syuhada. bahkan ada yang menyirami nisan dengan air yang dicampur bunga di dalamnya. selain itu pula, Kegiatan Peringatan 12 tahun Tsunami Aceh juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti wali kota non aktif Banda Aceh, Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal, S.E., dan Wali Nanggroe IX Malik Mahmud Al-Haytar beserta rombongan.

Sahabat. waktu bergulir dengan cepat. Matahari semakin menampakkan dirinya. begitu pula dengan para masyarakat yang terus berdatangan. Pekarangan kuburan Massal Ulee Lheu telah di padati masyarakat. Para aparat gabungan juga ikut andil terhadap keamanan kegiatan tersebut. Sehingga Prosesi kegiatan ini terus berjalan dengan sangat khidmat dan lancar.

Kini, Aceh kembali bangkit. Peristiwa 12 tahun silam adalah sejarah berharga bagi rakyatnya. Dan akan menjadi Cerita nyata bagi anak cucu kelak. ACEH TANOH LOEN SAYANG. 

Sahabat, Sejarah itu bukan untuk dilupakan, namun untuk dijadikan pelajaran bagi kehidupan mendatang.

Semoga kita termasuk orang-orang yang terus bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikannya kepada kita hingga saat ini. Amin ya Rabb.
Allahummafirlahum, warhamhum, wa'afihim wa'fu'anhum...

Sahabat, marilah sejenak Haturkan Doa untuk mereka para syuhada yang telah mendahului kita.

Kunjungi juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar